Deskripsi
Penulis
Assist. Prof. Dr. Ir. Syahrial Shaddiq, S.T., M.Eng., M.M., M.Si.
Muhammad Ihsan, M.Pd.
Edwin Mirzachaerulsyah, M.Pd.
Rachmad Agung Prayogi, M.Pd.
Sandri Justiana, S.Si., M.M.
Hj. Yanti Masitah, S.Sos., M.AP.
Rubi, S.Pd., M.H.
Dr. Neng Nurwiatin, M.Pd.
Dr. Titi Nurhayati, S.K.M., M.K.M.
Bebe Tokan, S.H., M.H.
Luqman Suyanto Putra, S.KM., M.Pd.
Muhammad Rasid Rida, S.Pd., M.Ling.
Muflih Fathoniawan, S.M. & Tim Ingame
Zai Syahril Nur, S.H., M.H.
Lalu Muhammad Abdul Azis, S.Sos., M.Si.
Sinopsis
Korupsi bukan sekadar pencurian uang negara, melainkan ancaman eksistensial yang merusak hubungan antara manusia dan alam. Fenomena ini bertindak sebagai motor utama penghancuran ekosistem demi keuntungan pribadi segelintir elit.
Secara ekonomi, korupsi di sektor sumber daya alam menyebabkan kebocoran pendapatan negara yang masif, menciptakan pasar gelap, dan menghambat pembangunan berkelanjutan. Di sisi sosial, praktik ini memicu ketimpangan luar biasa, di mana masyarakat lokal dan komunitas adat sering kali kehilangan hak atas tanah dan ruang hidup mereka akibat perizinan yang dimanipulasi.
Dampak yang paling permanen adalah kerusakan lingkungan. Suap dalam pengawasan membiarkan deforestasi, pertambangan ilegal, dan polusi limbah berlangsung tanpa sanksi. Akibatnya, daya dukung alam runtuh, mempercepat perubahan iklim, dan meningkatkan risiko bencana bagi masyarakat luas. Melawan korupsi kini bukan lagi sekadar penegakan hukum, melainkan langkah krusial untuk mencegah “ekosid” dan menjaga keberlangsungan bumi demi masa depan yang lebih adil.
Ukuran A5
Jumlah Halaman : 161
Ketersediaan buku : 29




